tentang kesehataan



BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Sistem pelayanan kesehatan merupakan bagian penting dalam meningkatkan derajat kesehatan. Dalam pelayanan keperawatan yang merupakan bagian penting dalam pelayanan kesehatan, para perawat diharapkan juga dapat memberikan pelayanan secara berkualitas.

B.     Rumusan Masalah
Dalam makalah ini materi yang akan dipelajari yaitu mengaplikasikan konsep manusia di lingkungan kerja di pelayanan kesehatan.

C.     Tujuan
Setelah mengikuti pembelajaran ini kami mengharapkan para mahasiswa dapat memahami konsep manusia, kesehatan dan lingkungan.

D.    Metode Penulisan
Makalah ini dibuat berdasarkan sumber dari media cetak karangan A. Aziz Alimul Hidayat.











BAB II
PEMBAHASAN

Sistem pelayanan kesehatan merupakan bagian penting dalam meningkatan derajat kesehatan. Melalui sistem ini tujuan pembanganan kesehatan dapat tercapai dengan cara efektif, efesien, dan tepat sasaran. Keberhasilan sistem pelayanan kesehatan tergantung dari berbagai komponen yang masuk dalam pelayanan kesehatan diantara perawat atau tim kesehatan lain yang satu dengan yang lainnya saling menunjang. 
Dalam mempelajari sistem, maka terlebih dahulu harus memahami teori tentang sistem karena teori tentang sistem akan memudahkan dalam memecahkan persoalan yang ada dalam sistem. Dalam sistem teori sistem disebutkan bahwa sistem itu terbentuk dari subsistem yang saling berhubngan dan saling mempengaruhi. Bagian tersebut terdiri dari input, proses, output, dampak, umpan balik dan lingkungan yang kesemuanya saling berhubungan dan saling mempengaruhi, sehingga dapat digambarkan sebagai berikut.

                                                  
   Feedback


                             Input                 Proses               Output                Dampak


                                                    Lingkungan

Input
Merupakan subsistem yang akan memberikan segala masukan untuk berfungsinya sebuah sistem, seperti sistem pelayanan kesehatan, maka masukan dapat berupa potensi masyarakat, tenaga kesehatan, sarana kesehatan dan lain-lain.

Proses
Suatu kegiatan yang berfungsi untuk mengubah sebuah masukan untuk menjadikan sebuah hasil yang diharapkan dari sistem tersebut, sebagaimana contoh dalam system pelayanan kesehatan, maka yang dimaksud proses adalah berbagai kegiaan dalam pelayanan kesehatan.

Output
Hasil yang diperoleh dari sebuah proses, dalam system pelayanan kesehatan hasilnya dapat berupa pelayanan kesehatan yang berkualitas, efektif dan efesien serta dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat sehingga pasien dan sehat optimal.

Dampak
Merupakan akibat yang dihasilkan sebuah hasil dari sistem, yang terjadi relatif lama waktunya.

Umpan balik
Merupakan suatu hasil yang sekaligus menjadikan masukan dan ini terjadi dari sebuah sistem yang saling berhubungan dan saling mempengaruhi.

Lingkungan
Semua keadaan diluar sistem tetapi dapat mempengaruhi pelayanan kesehatan sebagaimana dalam sistem pelayanan kesehatan, lingkungan yang dimaksud dapat berupa lingkungan geografis, atau situasi kondisi sosial yang ada pada masyarakat.

Tingkat Pelayanan Kesehatan
Tingkat pelayanan kesehatan merupakan bagian dari system pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat. Menurut Leavel dan Clark dalam memberikan pelayanan kesehatan harus memandang pada tingkat pelayanan kesehatan yang akan diberikan, di antara tingkat pelayanan kesehatan dalam sistempelayanan kesehatan adalah sebagai berikut:
1.    Health Promotion (promosi kesehatan )
Tingkat pelayanan ini dapat meliputi, kebersihan perseorangan, perbaikan sanitasi lingkungan, pemeriksaan kesehatan berkala, peningkatan status gizi, kebiasaan hidup sehat, layanan lansia, dan semua kegiatan yang berhubungan dengan peningkatan status kesehatan.

2.    Specific Protection (perlindungan khusus)
Pelayanan ini sebagai pelindung keselamatan kerja di mana pelayanan kesehatan yang diberikanpada seseorang yang bekerja ditempat resiko kecelakaan tinggi seperti kerja di bagian produksi bahan kimia.

3.    Early diagnosis and prompt treatment (diagnosis dini dan pengobatan segera)
Bentuk tingkat pelayanan kesehatan ini dapat berupa kegiatan dalam rangka survey pencarian kasus baik secara individu maupun masyarakat.

4.    Disability limitation ( pembatasan cacat )
Bentuk kegiatan yang dapat dilakukan dapat berupa perawatan untuk menghentikan penyakit, mencegah komplikasi lebih lanjut, pemberian segala fasilitas untuk mengatasi kecatatan dan mencegah kematian.

5.    Rehabilitation ( rehabilitasi )
Pada tahap ini banyak dijumpai fas pemulihan terhadap kecacatan sebagaimana program latihan-latihan yang diberikan pada pasien.

Lembaga Pelayanan Kesehatan
Lembaga pelayanan kesehatan merupakan tempat pemberian pelayanan kesehatan pada masyarakat dalam rangka meningkatkan status kesehatan.

Rawat jalan
Lembaga pelayanan ini bertujuan memberikan pelayanan kesehatan pada tingkat pelaksanaan diagnosis dan pengobatan pada penyakit yang akut atau mendadak dan kronis yang dimungkinkan tidak terjadi rawat inap.

Institusi
Merupakan lembaga pelayanan kesehatan yang fasilitasnya cukup dalam memberikan berbagai tingkat pelayanan kesehatan, seperti rumah sakit, pusat rehabilitasi dan lain-lain.

Hospice
Lembaga ini bertujuan memberikan pelayanan kesehatan yang difokuskan pada klien yang sakit terminal agar lebih tenang dan dapat melewati masa-masa terminalnya dengan tenang. Lembaga ini biasanya digunakan dalam home care.

Community Based Agency
Merupakan bagian dari lembaga pelayanan kesehatan yang dilakukan pada klien dan keluarga klien sebagaimana pelaksanaan perawatan keluarga seperti praktek perawat keluarga.

Lingkup Sistem Pelayanan Kesehatan
            Dalam system pelayanan kesehatan dapat mencangkup pelayanan dokter, pelayanan keperawatan dan pelayanan kesehatan masyarakat.
            Dalam pelayanan kesehatan terdapat tiga bentuk yaitu primary health care, (pelayanan kesehatan tingkat pertama), secondary health care (pelayanan kesehatan tingkat dua), dan tertiary health services (pelayanan kesehatan tingkat ketiga). Ketiga bentuk pelayanan kesehatan terbagi dalam pelayanan dasar yang dilakukan d ipuskesmas dan pelayanan rujukan yang dilakukan di rumah sakit.
1.    Primary health care (pelayanan kesehatan tingkat pertama)
Pelayanan kesehatan ini dibutuhkan atau dilaksanakan pada masyarakat yang memiliki masalah kesehatan yang ringan atau masyarakat sehat tetapi ingin mendapatkan peningkatan kesehatan agar menjadi optimal dan sejahtera sehingga sifat pelayanan kesehatan adalah pelayanan kesehatan dasar. 
2.    Secondary health care (pelayanan kesehatan tingkat kedua)
Bentuk pelayanan kesehatan ini diperlukan bagi masyarakat atau klien yang membutuhkan perawatan di rumah sakit atau rawat inap dan tidak dilaksanakan di pelayanan kesehatan utama.
3.    Tertiary health care (pelayanan kesehatan tingkat ketiga)
Pelayanan kesehatan ini merupakan tingkat pelayanan yang tertinggi di mana tingkat pelayanan ini apabila tidak lagi dibutuhkan pelayanan pada tingkat pertama dan kedua.

Pelayanan Keperawatan Dalam Pelayanan Kesehatan
            Pelayanan keparawatan merupakan bagian dari pelayanan kesehatan yang meliputi pelayanan dasar dan pelayanan rujukan. Sebagai bagian dari pelayanan kesehatan, maka pelayanan keperawatan yang dilakukan oleh tenaga perawat dalam pelayanannya memiliki tugas, diantaranya memberikan asuhan keperawatan keluarga. Sebagaimana contoh pelayanan keperawatan dalam tingkat dasar yang dilakukan di lingkup puskesmas dengan pendekatan asuhan keperawatan keluarga dan komunitas yang berorientasi pada tugas keluarga kesehatan.
            Pada lingkup pelayanan rujukan, tugas perawat adalah memberikan asuhan keperawatan pada ruang atau lingkup rujukannya seperti pada anak maka perawat akan memberikan asuhan kepada anak melalui pendekatan proses keperawatan anak, untuk lingkup keperawatan jiwa, perawatan akan memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan jiwa, pada kasus medic dan bedah perawat akan memberikan asuhan keperawatan pada kasus medic dan bedah, pada kasus obstetric dan gynekologi perawat akan memberikan asuhan keperawatan pada maternitas dengan tingkat kasus tertentu, pada kasus gawat darurat perawat akan memberikan asuhan keperawatan pada keadaan gawat dan darurat.

Faktor Yang Mempengaruhi Pelayanan Kesehatan
Dalam memberikan pelayanan kesehatan tidak segalanya tercapai sasaran akan tetapi membutuhkan suatu proses untuk mengetahui masalah yang ditimbulkannya. Pelayanan kesehatan juga akan lebih berkembang atau sebaliknya akan terhambat karena dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti adanya peningkatan ilmu pengetahuan dan teknologi baru, pergeseran nilai masyarakat, aspek legal dan etik, ekonomi, dan politik.
1.    Ilmu pengetahuan dan teknologi baru
Pelaksanaan sistem pelayanan kesehatan dapat dipengaruhi oleh ilmu pengetahuan dan teknologi baru, mengingat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi baru, maka akan diikutu oleh perkembangan pelayanan kesehatan atau juga sebagai dampakya pelayanan kesehatan jelas lebih megikuti perkembangan dan teknologi seperti dalam pelayanan kesehatan untuk mengatasi masalah penyakit-penyakit yang sulit dapat digunakan penggunaan alat seperti laser, terapi perubahan gen dan lain-lain.

2.    Pergeseran nilai masyarakat
Berlangsungnya system pelayanan kesehatan juga dapat dipengaruhi oleh nilai yang ada di masyarakat sebagai pengguna jasa pelayanan, dimana dengan beragamnya masyarakat, maka dapat menimbulkan pemanfaatan jasa pelayanan kesehatan yang berbeda.

3.    Aspek legal dan etik
Dengan tingginya kesadaran masyarakat terhadap penggunaan atau pemanfaatan jasa pelayanan kesehatan, maka akan semakin tinggi pula tuntutan hokum dan etik dalam pelayanan kesehatan, sehingga pelaku memberi pelayanan kesehatan secara professional dengan memperhatikan nilai-nilai hukum.



4.    Ekonomi
Pelaksanaan pelayanan kesehatan akan mempengaruhi oleh tingkat ekonomi di masyarakat.

5.    Politik
Kebijakan pemerintah melalui system politik yang ada akan sangat berpengaruh sekali dalam system pemberian pelayanan kesehatan.
























BAB III
PENUTUP

Kesimpulan
Sistem pelayanan kesehatan di antaranya; teori sistem yang terdiri dari input, proses, output, dampak, umpan balik, dan lingkungan. Tingkat pelayanan kesehatan, lembaga pelayanan kesehatan, lingkup sistem pelayanan kesehatan yang terdiri dari rawat jalan, institusi, hospice, dan community based agency. Pelayanan keperawatan dalam pelayanan kesehatan, dan faktor yang mempengaruhi pelayanan kesehatan.





















DAFTAR PUSTAKA

A. Aziz Alimul Hidayat (2007), Pengantar Konsep Dasar Keperawatan, Salemba Medika, Jakarta










Comments

Popular posts from this blog

Pemasangan Duk Streril

menghasilkan uang melalui hp android